TAUSIYAH

 “Barang siapa selalu membaca istighfar, maka Allah akan menjadikan untukdirinya jalan keluar dari semua kesulitan, menjadikan kegembiraan dari semua kesusahan, danakan memberi rizki kepadanya dari jalan yang tak disangka-sangka.”(HR.Ahmad, Abu Dawud,dan Ibnu Majah, dari Ibnu ‘Abbas radhiAllahhu anhu)

“Manisnya Iman tidak akan merasuk ke dalam hati seseorang hingga dia maumeninggalkan sebagian ucapan karena takut dusta, meskipun dia itu jujur; dan maumeninggalkan sebagian sanggahan, meskipun dia itu benar.” (HR.Dailami)
“Tiada seseorang yang menutupi cacat seseorang di dunia, melainkan kelak di hari kiamatAllah pasti akan menutupi cacatnya”.
(HR. Muslim)
 “Barang siapa yang menyukai perhiasan dunia dan akhirat maka hendaklahia menekuni ilmu, Barangsiapa yang ingin mengenal zuhud, maka hendaklah ia menekunihikmah, Barangsiapa yang ingin mengenal akhlaq yang mulia, hendaklah ia menekuni cabangetika, Barangsiapa yang ingin dikuatkan sarana penghidupannya, hendaklah ia memperbanyaksaudara, Barangsiapa yang tidak ingin disakiti, janganlah ia menyakiti orang lain, Barangsiapayang ingin mendapat kedudukan tinggi di dunia dan akhirat, hendaklah ia bertaqwa, Barangsiapa yang khianat kepada Allah dengan sembunyi-sembunyi, niscaya Dia akan membukarahasianya dengan terang-terangan”
“Dan bersabarlah kamu bersama dengan orang-orang yang menyeru Tuhan-nya di pagi dansenja hari dengan mengharap keridhaan-Nya; dan janganlah kedua matamu berpaling darimereka (karena) mengharapkan perhiasan kehidupan dunia ini; dan janganlah kamumengikuti orang yang hatinya telah Kami lalaikan dari mengingati Kami, serta menuruti hawanafsunya dan adalah keadaannya itu melewati batas. Dan katakanlah: “Kebenaran itudatangnya dari Tuhan-mu; maka barangsiapa yang ingin (beriman) hendaklah ia beriman, danbarangsiapa yang ingin (kafir) biarlah ia kafir”. (Qs. Al Kahfi: 28-29)
Hai orang-orang yang beriman, ta`atlah kepada Allah dan Rasul-Nya, dan janganlah kamu berpaling dari pada-Nya, sedang kamu mendengar (perintah-perintah-Nya),dan janganlah kamu menjadi seperti orang-orang (munafik) vangberkata “Kami mendengarkan , padahal mereka tidak mendengarkan. ( QS. Al-Anfaal: 20 –21 )…( Maaf bg yg tdk berkenan )
Hai orang-orang yang beriman, penuhilah seruan Allah dan seruan Rasul apabila Rasul menyeru kamu kepada suatu yang memberikehidupan kepada kamu , ketahuilah bahwa sesungguhnya Allah membatasi antaramanusia dan hatinya dan sesungguhnya kepada-Nyalah kamu akan dikumpulkan. ( QS. Al-Anfaal:24 )…( Maaf bg yg tdk berkenan )
kris_adisby:chodirin: Luqman al Hakim berkata, “ada suatu hari aku berdiri dipinggir kebun gandum dan mengamati tanamannya. Ada tangkai tanaman yangtegak berdiri dengan sombongnya, dan ada pula yang menunduk malu. Setelahmelihat tangkai-tangkai itu, aku merasa heran. Tangkai yang tegak berdiri ternyatakosong, sedangkan yang merunduk justru padat berisi. AKu berkata, “ternyatabudaya malu tidak dimiliki tangkai yang mengangkat kepala. Ia kosong tidakberisi.”(Abdul Azis Salim Basyarahil
Lihatlah, seberapa dahsyat kenikmatanmu dan keasyikanmu tatkala mendengar lantunan Firman-firman-Nya!Sudahkah keasyikan itu melebihi keasyikan para pecandu musik dan nyanyiantatkala nyanyian itu didendangkan? Sesungguhnya wajar jika seseorang mencintaiseorang kekasih, lalu suara dan pembicaraan kekasihnya itu menjadi sesuatu yangsangat dicintai…”
 Imam Ibnul Qayyim.
“Hendaknya kita mengukur ilmu bukan dari tumpukan buku yang kita habiskan.Bukan dari tumpukan naskah yang kita hasilkan. Bukan juga dari penatnya mulutdalam diskusi tak putus yang kita jalani. Tapi dari amal yang keluar dari setiapdesah napas kita”.
 Ibnul Qayyim Al Jauziyyah
“Lidah orang bijaksana berada di belakang hatinya, dan hati orang tolol berada di belakang lidahnya.”
 Ali bin Abi Thalib
Hati-hatilah dalam berbicara. Bisa jadi saudara kita sakit hati dengan ucapan kita.
Sesungguhnya puasa adalah tabir penghalang (dari perbuatan dosa). Maka apabilaseseorang dari kamu sedang berpuasa, janganlah ia mengucapkan sesuatu yangkeji dan janganlah ia berbuat jahil. Dan seandainya ada orang lain yangmengajaknya berkelahi ataupun menunjukkan cercaan kepadanya, hendaknya ia berkata, “Aku sedang berpuasa. Aku sedang berpuasa.”
 HR. Bukhari dan Muslim dari Abu Hurairah
Seorang mukmin adalah seorang yang tidak pernah kenyang dari mendengarkankebaikan sampai dengan berakhir di syurga.
Aku adalah pemimpin rumah di pinggiran surga bagi orang yang tidak mau bertengkar mulut meskipun ia benar, pemimpin rumah di bagian tengah surga bagi orang yang tidak mau berdusta meskipun hanya bercanda, dan pemimpin rumah di bagian atas surga bagiorang yang baik budi pekertinya
Diantara mata kebajikan adalah menutupi musibah sehingga orang lain mengira bahwa kita tidak pernah tertimpa musibah.”
 Abdullah bin Muhammad al-Harawi
Semakin tinggi kedudukan dan jabatan seseorang atau semakin banyak hartakekayaan seseorang maka akan semakiin tinggi dan semakin besar pula badai dantopan kehidupan yang menghadang.
Masa depan seseorang banyak ditentukan oleh kemampuan dirinya dalammengatasi berbagai kesulitan di masa sekarang. Banayak orang-orang yang siapdan tahan bantingan di masa silam ia ternyata pantas untuk meraih sesuatukemenangan sekarang.
Jangan iri atas kemajuan dan kesuksesan orang lain kecuali di dalam tiga hal:kegiatan mencari ilmu; bersedekah; dan melaksanakan amal kebajikan.
Setiap perkataan harus diiringi dengan ketulusan hati dalam pengucapan.Ketulusan hanya karena Allah SWT semata. Perkataan dan tindakan seperti inilebih berarti.Almuhajir bin Habib ra. berkata: Nabi saw. bersabda; Allah ta’ala berfirman: “Sesungguhnya Aku tidak menghiraukan kata-kata seorang yang arief bijaksana, akan tetapi Aku berpegangan pada niatnya dan isi hatinya dalam hal-hal yang disukai sertadiridhai oleh Allah. Aku jadikan hikmah kebijaksanaannya sebagai pujianterhadap Allah walaupun ia tidak berkata .”
 HR Danu Najjar
Semua yang bernyawa, akan merasakan mati.Dan tidak ada seorang pun apa yang tahu apa yang akan menimpa dirinya nanti(esok), dan tak ada seorang pun yang tahu dimana ia akan menemui kematian.(Qs. Luqman:34)
“Jika kamu ingin tahu seberapa besar cinta Allah SWT kepadamu dan kepadaselainmu, lihatlah keadaan-keadaan berikut ini:Lihatlah, seberapa besar intensitas cintamu kepada kalam-Nya di hatimu

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s